5 Manfaat Diet Intermittent Fasting

5 Manfaat Diet Intermittent Fasting

Bagi kamu yang suka menjalankan program diet. Tentu tidak asing lagi dengan diet intermittent fasting. Ini merupakan program yang mengatur pola makan dengan berpuasa pada waktu tertentu.

Saat melakukan diet intermittent fasting kamu akan menemukan beberapa manfaat yang baik bagi tubuh, diantaranya :

5 Manfaat Diet Intermittent Fasting

  1. Menurunkan berat badan

Salah satu alasan metode diet intermittent fasting efektif untuk menurunkan berat badan adalah karena kamu memakan kalori lebih sedikit.

Bahkan pada saat memasuki periode puasa, tidak ada kalori sama sekali yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini menunjukkan jika intermittent fasting bisa diandalkan sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Meskipun kamu tidak melakukan penghitungan kalori dalam puasa ini, tapi dengan adanya pembatasan dari makanan dan kalori yang masuk ke dalam tubuh, maka ini sangat berpengaruh besar terhadap penurunan berat badan.

 

  1. Turunkan risiko diabetes tipe 2

Manfaat diet intermittent fasting yang berikutnya adalah menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 ini punya ciri utama tingginya kadar gula dalam darah.

Diet intermittent fasting telah terbukti memiliki manfaat besar untuk resistensi insulin dan menyebabkan penurunan kadar gula darah yang mengesankan.

Dalam penelitian tentang puasa intermiten, gula darah puasa telah berkurang 3-6 persen, sedangkan insulin puasa telah berkurang 20-31 persen.

 

  1. Mengurangi stres oksidatif

Stres oksidatif adalah salah satu faktor yang mempercepat penuaan dan risiko banyak penyakit kronis. Penyebabnya, paparan radikal bebas yang merusak sel dalam tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap stres oksidatif.

Manfaat dalam pengurangan stress oksidatif ini seharusnya memiliki manfaat melawan penuaan dan perkembangan berbagai penyakit.

 

  1. Manfaat diet intermittent fasting untuk kesehatan jantung

Studi menunjukkan bahwa intermittent fasting dapat menurunkan berbagai faktor risiko penyakit jantung seperti tekanan darah, kadar kolesterol, trigliserida, dan inflamasi.

Namun, banyak penelitian ini baru dilakukan pada objek hewan. Sehingga masih diperlukan studi pada manusia sebelum benar-benar merekomendasikannya pada manusia.

 

  1. Mencegah kanker

Puasa telah terbukti memiliki beberapa efek menguntungkan pada metabolisme yang dapat menurunkan risiko kanker. Namun, penelitian ini juga baru dilakukan pada objek hewan.

Satu makalah yang berisi penelitian pada manusia menunjukkan bahwa diet ini dapat mengurangi efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *